Pertanyaan ini sudah sering sekali saya lemparkan ke siswa ataupun mahasiswa yang pernah saya ajar: "Apa itu sinonim?" Dan, seringkali jawaban yang keluar adalah: "Persamaan kata, Pak."
Langsung saya senyum mesem dan nyeletuk, "Keliru!"
Setelah itu kelas diam. Atau pernah suatu ketika, ada yang nyeletuk balik, "Lah guru saya dulu bilangnya begitu, Pak." Sambil menambahkan, "Kalau antonim artinya lawan kata".
Harus saya akui, bahwa pemahaman mereka tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Soalnya, dulu saya juga diajari seperti itu. Singkatnya, atau sederhananya, sinonim adalah perasamaan kata, sedangkan antonim adalah lawan kata.
Namun ternyata, setelah mempelajari urusan sinonimi dan antonimi dalam semantik serta setelah menilik kembali kamus, rupanya ada yang perlu diperbaiki dari asosiasi sinonimi sebagai persamaan kata.
Oke, mari kita luruskan sedikit salah kaprah atas pengertian terminologi ini.